Fri. Apr 23rd, 2021

Pemain Film Miracle In Cell No 7 Versi Indonesia: Ada Vino G.
Miracle in Cell No 7 asal Korea Selatan akan diadaptasi ke dalam versi Indonesia

tirto.id – Film Miracle in Cell No 7 asal Korea Selatan akan diadaptasi ke dalam versi Indonesia. Studio produksi Falcon akan menjadi pihak yang membawahi proses produksinya.

Dalam akun instagramnya, Falcon mengunggah video tiktok yang berisi para pemain Miracle in Cell No 7. Dalam video tersebut terlihat Vino G. Bastian, Indro ‘Warkop’, dan Tora Sudiro. Ada pula para pemain baru seperti Bryan Domani, Indra Jegel, Muhammad Rizki Rakelna serta aktris cilik Graciella Abigail.

Dari tujuh orang yang berada dalam video, semua menunjukan ekspresi datar. Enam orang dewasa menggunakan baju bertuliskan nomor, seperti pakaian penjara, sementara satu anak menggunakan pakaian biasa. Dari tujuh karakter tersebut, semua melakukan gerakan secara kompak kecuali Vino G. Bastian.

Sementara itu, versi asli Miracle in Cell No 7 berada dalam arahan sutradara Lee Hwan-kyung. Film berdurasi 127 menit itu rilis pertama kali pada eight Maret 2013. Dalam situs Rotten Tomatoes, penonton memberi skor sebesar ninety persen.

Dalam versi Korea-nya, Miracle in Cell No 7 bercerita tentang Lee Yong Goo (Ryoo Seung-Ryong), seorang ayah yang menderita keterbelakangan mental. Dia mempunyai putri kecil bernama Ye Sung yang diperankan oleh Kal So-gained (Ye Sung kecil) dan Park Shin Hye (Ye Sung dewasa). Dalam kondisi ayah yang seperti itu, Ye Sung selalu membantu ayahnya dari membayar tagihan listrik hingga bayaran sekolah.

Ye Sung memiliki suatu keinginan untuk memiliki sebuah tas kuning bergambar Sailor Moon. Ye Sung dan ayahnya selalu melewati toko tas tersebut dan mengintipnya dari kaca, mereka membayangkan bisa segera mendapatkan tas Sailor Moon itu. Sayangnya, sang ayah yang bekerja sebagai tukang parkir belum memiliki cukup uang.

Saat uang gaji Lee Yong Goo sudah turun, mereka pergi ke toko untuk membeli tas kuning bergambar Sailor Moon. Sayangnya, tas yang hanya satu itu sudah di tangan pembeli lain, yaitu anak dari seorang komisaris polisi. Lee Yong Goo meminta anak tersebut untuk menjualnya kepada Ye Sung. Namun, anak tersebut enggan memberikannya.

Selang beberapa hari setelahnya, si anak komisaris polisi itu menemui Lee Yong Goo untuk memberitahu bahwa ada toko lain yang menjual tas serupa. Lee Yong Goo pun mengikuti anak komisaris polisi itu, tetapi saat di jalan anak tersebut terjatuh hingga mengakibatkan meninggalnya anak tersebut.

Pada saat itu, Lee Yong Goo terjebak dalam sebuah kasus dengan tuduhan melakukan penculikan, kekerasan seksual, hingga pembunuhan. Ye Sung terpaksa berpisah dengan Lee Yong Goo. Lee Yong Go harus masuk penjara sementara Ye Sung dikirim ke sebuah lembaga pengasuhan. Lee Yong Goo dimasukkan ke dalam sel penjara no. 7, sel yang memiliki tingkat keamanan tinggi.

(tirto.id – Film)

Kontributor: Sirojul Khafid
Penulis: Sirojul Khafid
Editor: Yulaika Ramadhani

Subscribe Now