Perlengkapan Bayi Baru Lahir Begini Tips Hemat Membelinya

Perlengkapan Bayi Baru Lahir, Begini Tips Hemat Membelinya
Salah satu hal yang membahagiakan selama kehamilan adalah berbelanja perlengkapan bayi. Ada banyak sekali jenis perlengkapan bayi baru lahir yang hadir di pasaran. Namun, benarkah semuanya akan terpakai dan benar-benar dibutuhkan?

Yuk, baca artikel ini sampai habis sebagai panduan Mama membeli perlengkapan bayi baru lahir dan ibu melahirkan!

Daftar perlengkapan bayi baru lahir yang harus dibeli:

1. Baju bayi
Memang sih, baju bayi itu hampir semuanya lucu dan menggemaskan. Terlebih lagi harganya terkesan sangat murah jika dibandingkan dengan baju orang dewasa. Tapi, Mama jangan sampai kalap, ya. Berbelanja baju bayi baru lahir lebih baik secukupnya saja, mengingat bayi akan cepat tumbuh besar dan ukuran bajunya pun ikut menyesuaikan.

Saat membeli baju bayi, Mama bisa mengikuti daftar perlengkapan baju bayi berikut ini:

* Baju bayi lengan panjang, baju bayi lengan pendek, celana panjang dan pendek, bodysuit/jumper minimal masing-masing 7 buah
* Kaus kaki dan kaus tangan bayi, minimal 2 buah
* Baju hangat atau jaket bayi
* Topi bayi
* Celemek makan bayi
* Popok bayi, minimal 5 buah
* Alas ganti/altering mat/perlak bayi
* Sepatu bayi maksimal 2 buah karena kaki bayi cepat membesar

> Mama’s Hacks: Beli baju bayi engan ukuran yang satu nomor lebih besar sehingga masa penggunaannya bisa lebih lama.

2. Alat mandi bayi
Selain handuk, perlengkapan mandi bayi juga wajib Mama siapkan. Peralatan bayi untuk mandi antara lain adalah:

* Sampo bayi
* Sabun bayi
* Handuk mandi dan handuk kecil khusus bayi
* Bak mandi bayi
* Washlap untuk membasuh badan bayi
* Finger toothbrush, untuk membersihkan lidah bayi dengan menggunakan jari telunjuk (sangat baik untuk membersihkan sisa-sisa ASI pada lidah bayi)

> Mama’s Hacks: Pastikan semua produk yang Mama gunakan untuk memandikan si kecil sudah teruji aman, halal, dan natural serta sudah lolos uji dermatologis dan hypoallergenic, ya! Ini penting karena kulit bayi sangat sensitif sekali.

three. Stroller
Stroller adalah peralatan bayi yang wajib Mama miliki setelah melahirkan. Pilih stroller yang masa penggunaannya lama hingga bayi berusia satu tahun atau lebih. Saat ini, sudah banyak tersedia stroller serbaguna yang bisa digunakan sebagai swinger (ayunan) serta mudah dilipat. Mama bisa memilih yang sesuai dengan kebutuhan dan finances yang dikeluarkan.

> Mama’s Hacks: Pilih stroller dengan bahan yang kokoh dan mudah dilipat. Karena ke depannya, Mama mungkin akan banyak membawa stroller untuk bepergian.

four. Popok bayi atau diaper
Banyak yang bilang, segmen inilah yang akan menghabiskan paling banyak finances. Mama bisa memilih popok bayi yang tidak mudah tembus serta nyaman digunakan. Jika Mama ingin lebih berhemat, Mama juga bisa menggunakan popok kain atau clodi (fabric diaper) yang bisa dicuci kembali. Selain lebih hemat, penggunaan clodi juga lebih ramah lingkungan, lho!

> Mama’s Hacks: Gunakan diaper atau pospak (popok sekali pakai) dan clodi/popok kain secara selang-seling. Polanya, pospak digunakan untuk bepergian, khususnya jarak jauh. Sementara clodi/popok kain digunakan untuk di rumah. Pola ini akan membuat bayi terbiasa sehingga tidak rewel terhadap jenis popok yang dipakainya.

5. Perlengkapan susu bayi
Selain menyusui secara langsung (direct breastfeeding), Mama juga tetap memerlukan botol susu bayi untuk menyimpan ASI yang di-pumping saat bayi tidur. Ini juga sangat penting, terlebih lagi untuk Mama yang bekerja.

Adapun perlengkapan bayi untuk minum susu antara lain:

* Botol susu, pilih bahan yang BPA free. Bahan yang terbuat dari kaca lebih disarankan
* Sikat botol
* Baby bottle cleanser, yang di desain khusus untuk membersihkan alat makan bayi dengan formulation yang meals grade dan aman
* Cooler bag jika perlu, berfungsi menyimpan ASI. Sangat diperlukan untuk Mama yang bekerja
* Kantong ASI, jika Mama tidak menyimpannya di botol. Kantong ASI cenderung lebih menghemat tempat jika disimpan di kulkas

> Mama’s Hacks: Perlengkapan untuk menyimpan ASI atau susu bayi ini cenderung tahan lama, terlebih lagi jika Mama merencanakan ASI eksklusif hingga anak berusia 2 tahun. Beli sesuai dengan kebutuhan dan produksi ASI Mama, ya.

6. Sterilizer
Sterilizer bayi berfungsi untuk membersihkan kuman dan kotoran yang menempel pada peralatan bayi. Harga sterilizer mungkin terbilang cukup mahal, namun Mama bisa membersihkannya melalui cara alami yaitu merebus dengan air hangat.

> Mama’s Hacks: Jika tidak membeli sterilizer, pastikan Mama membeli panci khusus yang hanya digunakan untuk merebus peralatan bayi. Jangan sekaligus digunakan untuk memasak.

7. Peralatan tidur bayi
Hal yang paling penting untuk tempat tidur bayi adalah bersih dan aman. Baik di boks bayi atau tempat tidur biasa, pastikan sprei yang Mama gunakan memiliki bahan yang sangat lembut.

Apa saja perlengkapan tidur bayi?
* Set bantal dan guling khusus bayi
* Alas tidur bayi (tersedia dalam berbagai macam bentuk mulai dari alas kain, sleep mat, perlak, hingga alas menyerupai mattress cover/selimut tebal)
* Selimut bayi. Pilih bahan yang tebal dan lembut agar bayi tetap nyaman.
* Swinger,jika Mama memerlukannya untuk memudahkan aktivitas Mama saat menidurkan bayi.

8. Gendongan bayi
Terdapat berbagai macam jenis gendongan bayi mulai dari gendongan kaos, hipseat, ring sling, hingga delicate construction carrier. Apa jenis gendongan bayi yang terbaik?

Pilih yang sesuai dengan kebutuhan Mama saat ini. Jika ingin mengikuti metode hemat, Mama bisa memilih model gendongan yang serbaguna untuk digunakan mulai dari newborn hingga bayi berusia 36 bulan seperti hipseat.

> Mama’s Hacks: Namun, tidak ada salahnya juga Mama membeli gendongan kaos/ring sling karena lebih nyaman untuk bayi baru lahir. Sementara untuk jenis gendongan hipseat, meskipun serbaguna, hipseat banyak digunakan saat bayi berusia di atas 6 bulan (saat bayi sudah bisa duduk).

9. Perlengkapan bepergian
Tidak mau dong, jadi kerepotan saat bepergian bersama si kecil. Hal ini pasti Mama alami, misalnya saat bepergian untuk kontrol perkembangan si kecil ke dokter spesialis anak. Agar lebih ringkas dan mudah, sebaiknya Mama juga membeli perlengkapan baby, yaitu:

* Diaper bag. Pilih yang bahannya waterproof dan memiliki banyak sekat
* Carseat. Sangat penting untuk Mama yang membawa bayi bepergian menggunakan mobil
* Alas stroller/alas carseat. Agar bayi tidak mudah rewel dan merasa nyaman dengan alas yang empuk

> Mama’s Hacks: Perlengkapan bepergian dengan bayi wajib dipenuhi. Mama bisa memilih produk yang berkualitas tinggi, namun hadir dengan harga terjangkau. Mama’s Choice Diaper Bag adalah salah satu contohnya.

Produk greatest–vendor ini memiliki 15 sekat dan dilengkapi dengan alumunium foil khusus pada sekat penyimpanan susunya. Desainnya pun sangat elegan dan tidak membuat Mama mudah pegal saat membawanya!

Mama’s Choice Multi-Function Diaper Bag (Regular) | Rp249,000 | Diskon 24% dari harga Rp329, . Perlengkapan kesehatan bayi
Tak lupa, beberapa perlengkapan kesehatan bayi untuk menjaga ketahanan tubuhnya. Beberapa produk perawatan bayi yang wajib dibeli antara lain:

* Baby oil. Bisa digunakan untuk memijat bayi secara perlahan, khususnya ketika rewel.
* Minyak telon/telon cream. Berfungsi untuk menghangatkan tubuh bayi, khususnya setelah mandi.
* Baby cream/child moisturizer. Untuk mencegah ruam pada kulit bayi akibat pemakaian popok. Krim bayi ini juga berfungsi melembabkan kulit bayi khususnya pada bagian kulit yang kering. Dapat juga digantikan dengan bahan-bahan alami seperti jojoba oil atau virgin coconut oil (VCO).
* Tisu basah/moist tissue. Umumnya untuk membersihkan space tubuh bayi dengan cepat. Pastikan tidak mengandung pewangi, alkohol, serta bahan kimia lainnya sehingga aman untuk kulit bayi yang sensitif. Wajib selalu ada di dalam tas Mama, khususnya saat bepergian.
* Termometer. Penting ketika bayi tiba-tiba demam dan hanya bisa menangis.
* Gunting kuku bayi. Sangat penting untuk menjaga kebersihan tangan bayi. Terlebih lagi, tangan adalah bagian yang sering berinteraksi langsung dengan mulutnya.

> Mama’s Hacks: Pilih satu merek saja untuk setiap produk yang dibutuhkan. Jangan terlalu banyak “menimbun” produk karena biasanya penggunaan produk-produk ini cukup lama habisnya.

Tips hemat membeli peralatan bayi dengan murah dan lengkap

* Buat daftar perencanaan. Mama bisa menggunakan daftar perlengkapan bayi yang dijabarkan di atas sebagai panduan berbelanja.
* Jangan kalap dan “lapar mata”. Memang sih, semuanya terlihat murah dan dibutuhkan. Namun, Mama tetap harus memperhatikan ulang kebutuhan Mama dan bayi ke depannya, ya.
* Berburu diskon, namun tetap mengacu pada daftar belanja. Berkunjung ke pameran perlengkapan bayi atau berbelanja saat musim diskon bisa menjadi pilihan. Asalkan, jangan membeli yang tidak ada di daftar belanja, ya!
* Jangan terlalu banyak beli di awal. Wajar, kok, jika Mama menyicilnya sesuai dengan usia bayi yang terus bertambah. Lebih mudahnya, terus eksplorasi apa yang sedang dan akan dibutuhkan bayi per-tiga bulan sekali misalnya saat bayi 3 bulan, 6 bulan, 9 bulan dan seterusnya. Sehingga apa yang Mama beli, sangat sesuai dan mendukung tumbuh kembang anak.

Contoh perlengkapan bayi yang sebenarnya kurang dibutuhkan:
* Hindari membeli produk dan perlengkapan bayi yang sifatnya sekunder atau tidak masuk ke prioritas, seperti: * Membeli sepatu bayi lebih dari 10 pasang. Ukuran kaki bayi cepat membesar akan membuat masa penggunaan sepatu menjadi sangat sebentar.
* Keranjang bayi. Saat ini sudah banyak automobile seat yang bisa difungsikan sekaligus sebagai keranjang bayi.
* Baby meals maker. Lihat dulu seberapa telaten Mama mempersiapkan makanan bayi sendiri. Jika nantinya Mama lebih sering membeli atau justru masih bisa mengolahnya dengan blender biasa, alat ini tentu bisa menjadi hal yang sia-sia.
* Alat monitor bayi. Ini berfungsi untuk memantau bayi saat tidur dan terbangun. Lebih baik, dekatkan posisi tempat tidur bayi dengan tempat tidur Mama. Hal ini juga dapat mengantisipasi jika bayi menangis tengah malam.
* Baby walker. Selain tidak berguna untuk bayi yang baru lahir, penggunaan baby walker juga tidak disarankan oleh dokter. Alasannya, posisi bayi yang menggunakan child walker dinilai bisa menguatkan otot yang salah sehingga tidak bermanfaat untuk melatih anak berjalan.
* Meja ganti diaper. Pada dasarnya, mengganti popok bisa di mana saja, asalkan menggunakan alas yang bersih dan aman.
* Kantong plastik sampah pospak (popok sekali pakai). Padahal, Mama bisa membuangnya langsung di tempat sampah atau menggunakan plastik biasa. Hal ini mungkin bisa bermanfaat jika Mama sedang traveling, namun jika tidak sering bepergian, produk ini tidak perlu menjadi prioritas.

Jadi, sekarang Mama sudah memahami tentang daftar perlengkapan bayi baru lahir, ideas hemat untuk membelinya, lengkap dengan barang apa saja yang sebenarnya tidak perlu dibeli, ya 🙂

Sekarang, saatnya Mama berbelanja dengan bijak! Jangan lupa, untuk terus memperhatikan kesehatan Mama selama kehamilan dan menyusui. Apa yang Mama rasakan, akan dirasakan juga oleh si kecil nantinya.

Selamat menentukan #PilihanAmanMama! 🙂

Baca juga:

Tya

Gemar menulis dan bercerita. Membagikan kisah, pengalaman dan inspirasi melalui kata-kata. Perempuan yang terlihat melodrama, tapi suka tertawa. Sedang bersiap-siap menanti kehadiran si kecil dalam hidupnya. Agar semakin menyenangkan, berceritalah ia. Di sini.