Thu. May 13th, 2021

Pertama Kali, Nike Rilis Baju Renang Berhijab
MADANINEWS.ID, JAKARTA — Untuk pertama kalinya Nike mengeluarkan produk baju renang berhijab.Produk bernama Victory Swim Collection ini menawarkan serangkaian baju renang terbaru, yang di dalamnya termasuk pakaian renang tertutup penuh, lengkap dengan hijab-nya.

Produk yang diumumkan pada Selasa (9/12/2019) ini akan tersedia secara global di retailer tertentu dan penjualan on-line, mulai 1 Februari 2019.

“Desain Nike Victory Swim Collection melayani berbagai kebutuhan dari preferensi kesopanan hingga perlindungan terhadap sinar matahari.”

“Produksi ini pun hendak mewakili komitmen Nike terhadap desain inklusif, memberikan lebih banyak kepada kaum perempuan, lengkap dengan inovasi yang mengubah banyak hal agar mereka tetap bisa menikmati olahraga.”

Demikian bunyi pernyataan resmi Nike yang dikutip dari laman CNN.

Disebutkan, kain yang dipilih untuk koleksi ini amatlah ringan, dan memungkinkan kulit si pengguna tetap “bernapas”. Selain itu, material ini juga cepat kering, lengkap dengan perlindungan UPF40+, untuk penangkal sinar matahari.

Setelan pakaian renang tersedia dalam cakupan lengkap, bersama dengan jilbab yang terpisah, atasan tunik, dan celana renang. Nike pertama kali mengeluarkan produk semacam ini pada tahun 2017 untuk menjawab kebutuhan para perempuan muslim yang menjadi atlet.

Baju tersebut menampilkan desain lapisan tunggal yang terbuat dari poliester ringan berwarna gelap dan atau netral, dilengkapi lubang mikro yang membuat kain “bernafas”.

Nike mengaku mulai mengembangkan pakaian olahraga lengkap dengan jilbab setelah beberapa atlet Muslim mengeluh, karena harus mengenakan jilbab tradisional selama kompetisi.

Menurut Wakil Presiden Direktur Kreatif Nike Martha Moore pihaknya solusi atas masalah terkait pakaian renang Muslimah. Di kolam renang dan pantai, dia sering memperhatikan wanita dan gadis Muslim tidak berenang. Sementara mereka yang berenang, mengenakan pakaian renang yang menurutnya kurang perfect.

“Sangat berat, sangat basah, sangat tidak nyaman. Dan ketika seorang desainer melihat masalah seperti itu, ‘kami suka, kami dapat membantu Anda’,” kata Moore dilansir Quartz, Selasa (10/12).

Moore menilai pakaian sederhana lain fokus pada solusi untuk menutupi tubuh, bukan yang paling inovatif. Dia mengamati dan berbicara dengan banyak atlet untuk mencari tahu apa yang mereka butuhkan.

Para atlet, ujar Moore, menginginkan baju renang yang terbuat dari kain ringan, menawarkan seorang wanita bra pendukung dan cara untuk mengatur rambutnya di bawah jilbab. Selain itu juga pakaian renangnya tidak menghambat saat berada dalam air tanpa menjadi kencang, tertutup, dan terbuat dari kain yang tidak melekat pada tubuh saat basah. Sekitar 18 bulan, dengan 55 sampel baju, akhirnya Moore dan Nike mampu menciptakan produk tersebut.

Koleksinya mencakup dua pilihan, salah satunya yakni baju renang dengan cakupan penuh yang terdiri dari atasan dan legging. Sementara yang lainnya adalah satu set potongan terpisah, termasuk tunik, legging, dan jilbab.

Soal harga baju renang ini tentu tidak murah. Baju renang yang terpisah akan dibanderol dengan harga 188 dolar AS (Rp 2,6 juta). Sedangkan versi cakupan penuh akan dijual seharga 600 dolar AS (Rp eight,4 juta).

“Ini sama inovatifnya dengan jaket lari atau jaket tahan air luar ruangan yang bisa Anda temukan di sana,” kata Moore.